Labels

Zakat Fitrah


“ Siswa-siswi SD Negeri Sukokerto 1 sedang membagikan beras zakat kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan di bulan suci ramadhan 1430 H”


“MENSUCIKAN JIWA DENGAN MEMBAYAR ZAKAT FITRAH”

Kepekaan hati untuk selalu ikhlas dalam setiap amal tidak serta merta muncul begitu saja dalam diri manusia. Kepekaan untuk ikut merasakan apa yang dirasakan orang lain, terlebih penderitaan yang dialami oleh sesama kita yang hidup dalam kekurangan dan kepedihan tidak akan datang dalam diri begitu saja. Perlu dilatih sejak dini dan ditanamkan jauh sejak seseorang masih dalam masa awal kehidupannya.

Berlandaskan pada kenyataan tersebut diatas, SD Negeri Sukokerto 1 secara konsisten selalu menanamkan sikap dan sifat ikhlas beramal kepada semua siswa dan gurunya melalui kegiatan berzakat kepada sesama di bulan suci ramadhan bulan penuh berkah dan ampunan.

Moment ramadhan benar-benar dimanfaatkan oleh sekolah untuk melatih siswa dan gurunya agar menjadi orang-orang yang peduli tidak hanya pada dirinya sendiri namun lebih dari itu, bulan suci ini juga dijadikan momentum untuk menjadi pribadi-pribadi yang penuh cinta kasih dan kepekaan social atas apa yang dirasakan saudara muslim yang hidup dalam kekuranagan.

Semua siswa membayar zakat untuk mensucikan dirinya, sekaligus juga untuk melatih diri agar peduli pada sesame. Mereka membaur dan tanpa canggung bersentuhan langsung dengan masyarakat tidak mampu yang ada disekitar sekolahnya.

Benar-benar pengalaman spiritual dan sosial yang menyentuh hati telah ditanamkan oleh sekolah dengan satu harapan, kelak jika mereka telah menjadi orang-orang sukses akan selalu ingat bahwa disekitarnya ada golongan manusia yang membutuhkan uluran tangan dan kemurahan hati atas sebagian kecil dari rejeki yang diterimanya.

Nuzulul Qur'an


“Kegiatan keagamaan di SD Negeri Sukokerto 1 dalam rangka memperingati Nuzulul Qur’an”.

IQRO’…. !
BACALAH DENGAN NAMA TUHANMU…!

NuZuluL Qur’AN ditEngAh RaMAdHaN.

Ramadhan benar-benar bulan penuh rahmah , betapa tidak, di bulan ini pula Al Qur’an diturunkan kepada kaum muslim untuk pertama kali kepada Baginda Rosul Muhammad SAW.
Kitab ini, menjadi petunjuk jalan kebenaran bagi seluruh umat muslim di seantero jagad. Nah, setiap bulan suci ramadhan, muslim sedunia memperingati turunnya kitabullah ini yang kita kenal dengan istilah Nuzulul Qur’an.

Semoga dengan peringatan ini, kita menjadi umat yang qur’ani. Menjadikan kitab ini sebagai petunjuk dan menjadikannya penuntun untuk membedakan antara yang haq dan batil dlm hidup kita.

SD Negeri Sukokerto 1 yang mayoritas siswanya muslim taat, juga larut dalam suasana ramadhan dan peringatan nuzulul qur’an. Berbagai acara digelar untuk memperingati turunnya Al Qur’an misalnya bacaan tadarus bersama, ceramah agama, kultum dll.

Dengan Al-Quran kita berjalan dimuka bumi…!

Ramadhan 1430 H


SKETSA RAMADHAN DI SD NEGERI SUKOKERTO 1

”Marhaban ya ramadhan…!. Alhamdulillah, puji syukur kehadirat-Nya, kita masih diberi kesempatan untuk bertemu kembali dengan bulan ramadhan, bulan penuh berkah dan ampunan. Semoga di bulan ramadhan ini kita bisa menempa diri untuk menjadi pribadi muslim yang muttaqin…amin”, demikian salah satu pernyataan yang diberikan oleh Hj. Sundari, M.Pd ketika berbicara dihadapan warga sekolah dalam rangka menyambut datangnya bulan suci ramadhan 1430 H.

Ramadhan, memang sungguh special. Tak terkecuali dengan apa yang terjadi di SD Negeri Sukokerto 1 tahun ini. Telah menjadi tradisi setiap muslim dimanapun berada bulan suci ramadhan selalu identik dengan ibadah, ibadah dan ibadah. Artinya, tak ada sedikit pun waktu yang terbuang percuma. Semuanya semata-mata ditujukan untuk meningkatkan intensitas dan kualitas ibadah dengan harapan mendapat ridho Alloh SWT.

Nah, berbicara tentang ibadah, maka SD Negeri Sukokerto 1 tentu tak mau ketinggalan barang sedikit pun. Lho kok bisa? Memang, sekolah ini telah mentradisikan sejak lama ramadhan adalah bulan melatih diri, termasuk didalamnya melatih siswanya untuk menjadi hamba-hamba yang muttaqin. Wah, hebat kalau begitu!

Bang Amir ( Al ustad di sekolah ini )menyusun berbagai program ramadhan yang sarat dengan muatan ibadah, misalnya tadarus bersama, buka bersama, shalat tarawih berjamaah, peringatan nuzulul qur’an, zakat dll.

Siswa pun menyambut setiap datangnya ramadhan dengan antusias, mereka juga mengikuti kegiatan demi kegiatan yang di pandu Ustad Amir dan Ustadzah Rosidah dengan rajin.

Semoga kita semua keluar dari bulan Ramadhan ini dengan baju kebesaran orang-orang Muttaqin…

UNICEF


“ Hj. Sundari, M.Pd, Kepala SD Negeri Sukokerto 1 sedang di wawancarai oleh salah seorang tim peninjau UNICEF yang datang langsung ke sekolah untuk menggali berbagai informasi terkait upaya yang telah dilakukan oleh sekolah perihal implementasi UU Perlindungan Anak”


“ UNICEF PUN TERTARIK DENGAN SD NEGERI SUKOKERTO 1”

Untuk maju banyak cara bisa ditempuh dan siapa pun dapat melakukannya. Tak peduli apakah di kota atau bahkan di desa sekalipun. Hal ini telah dibuktikan oleh SD Negeri Sukokerto 1, sekalipun sekolah ini jauh dari keramaian kota besar namun untuk urusan prestasi dan kepedulian untuk maju menata diri tidak bisa dipandang sebelah mata.

Salah satu kerja keras yang telah dilakukan oleh SD Negeri Sukokerto 1 dan mendapat apresiasi positif dari sebuah lembaga internasional bernama UNICEF adalah program-program yang telah dtempuh berkaitan dengan upayanya untuk melakukan perlindungan terhadap anak didik.

Memang, sekolah ini berkomitmen untuk menjunjung tinggi hak-hak anak dan melindungi kepentingan mereka sesuai dengan undang-undang perlindungan anak yang berlaku di Negara ini. Nah, salah satu usaha nyata yang telah dilakukan oleh sekolah ini adalah dengan melakukan kerjasama dengan LPA (Lembaga Perlindungan Anak) Kab. Probolinggo dan LPA Jatim.

Atas kerjasama ini pula, sekolah telah mengirimkan beberapa siswanya guna mengikuti serangkaian acara temu bocah tingkat Kab. Pprobolinggo. Beberapa waktu yang lalu sekolah bersama LPA juga mengadakan bimbingan, pendampingan dan sosialisasi UU Perlindungan Anak kepada wali siswa dengan tujuan agar mereka paham bagaimana mendidik dan memperlakukan putra putrinya secara wajar dan layak serta sejauh mungkin menghindari tindak kekerasan yang akan mempengaruhi perkembangan kejiwaan anak.

HUT RI 64


“ M E R D E K A ”

Siaaap grakkk..!
Istirahat ditempaaat Grakk!
Majuuuu Jalannn!

Demikian aba-aba yang sering kita dengar selama agustusan baru-baru ini. Aba-aba tersebut bukan dilakukan oleh Pak Tentara atau Pak Polisi. Namun, aba-aba tersebut disampaikan oleh para siswa SD Negeri Sukokerto 1 dan Para Guru ketika berlatih baris berbaris dalam rangka persiapan ikut berpartisipasi dalam gerak jalan agustusan di Kec. Pajarakan.

“ Kalian semua harus terus berlatih dengan penuh semangat.. Ini masih belum seberapa jika dibanding dengan apa yang telah dilakukan oleh para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Mereka, para pahlawan mengorbankan harta benda dan jiwa raganya untuk MERDEKA. Nah, tugas kalian sekarang hanya lah mengisinya dengan membangun. Bagaimana dengan kalian? Ya, karena kalian pelajar, maka tugas utama kalian adalah belajar. Bulan Agustus ini kesempatan bagi kalian semua untuk menapaktilasi perjuangan pahlawan. Nah, salash satu caranya dengan ikut kegiatan baris berbaris. Karenanya kalian harus berdisiplin. Siap?”, kata Hj. Sundari M.Pd ketika memberi pengarahan peserta gerak jalan SD Negeri Sukokerto 1.

Alhamdulillah, dalam kegiatan ini tim baris SD Negeri Sukokerto 1 berhasil meraih juara pertama untuk kategori regu pa dan regu pi. Bahkan, seperti tidak mau kalah dengan muridnya, Tim Baris Guru Gugus 3 Pa dan Pi juga sukses menjadi yang terbaik dalam even ini.
LANJUTKAN!

Teacher Idol


“all teachers was delivering their campaign in idol teacher contest”

“ GURU IDOLA MURID SD NEGERI SUKOKERTO 1 IN ACTION “


Teaching with love is motto designed by radar bromo team in their road show from school to school to choose favourite teacher at probolinggo and pasuruan area.

SD Sukokerto 1, The only one elementary school took part in this activites and in the final election party was choosen five teachers in top rank of idol teacher.
The five best teacher here are Mrs. Idy Maryam (The first idol ), Mr. Gunawan ( The second Idol ), Mrs. Sunarmi ( The Thirth idol), Mrs. Supaidah ( The Fourth Idol ), Mr. Muh. Sugito ( The Fifth Idol ).
Before, election party, every teacher delivered an interesting campaign in front of the students. They tried to influence them, so that all students without exception enter in to “bilik” and choose their favourite teacher.
“This is good pattern for students how to implement democracy in our live…”’ said Mrs. Hj. Sundari M.Pd, School principal of SD Negeri Sukokerto 1.
“ Choose me… Pak Biryo pancen Oye”, said Mr. Biryo on the stage when he delivered campaign to the students.

“ Be an idol teacher is not for a proud, more than just it but this is a big challenge for us. We have a big responsibility after this to show everybody here that we can do the best for our students and help them to be good and success generation “, said Mrs. Idy Maryam, The most favourite teacher of SD Negeri Sukokerto 1.

Good luck for all teacher of SD Negeri Sukokerto 1 …!